Pemesanan Prostitusi Online Dengan Inisial VA dan AS Telah Dibeberkan

Pemesanan Prostitusi Online Dengan Inisial VA dan AS Telah Dibeberkan

Pemesanan Prostitusi Online Dengan Inisial VA dan AS Telah Dibeberkan

Dalam setiap kasus prostitusi, identitas pemesan atau si laki-laki hidung belang tak pernah gamblang diungkap.

Pemesanan Prostitusi Online Dengan Inisial VA dan AS Telah Dibeberkan – Akhir pekan kemarin, berita mengenai tertangkapnya artis Vanessa Angel dan model Avriellya Shaqilla karena kasus prostitusi online sontak mengejutkan publik. Mata publik semua tertuju pada Vanessa Angel yang selama ini dikenal sebagai aktris yang cukup berbakat dalam membintangi sejumlah judul FTV. Tak ada yang menyangka ia akan tersangkut kasus prostitusi online. Dari keterangan yang diberikan oleh kepolisian Surabaya, Jawa Timur, tarif yang dipatok adalah 80 juta rupiah untuk Vanessa Angel dan 25 juta rupiah untuk Avriellya Shaqilla. BERKAH POKER

Sejak kemarin sore (Minggu, 6/1/2019), Vanessa Angel dan Avriellya Shaqila telah dibebaskan. Status mereka sampai saat ini hanya sebatas saksi. Setelah keluar dari kantor kepolisian, mereka juga diminta untuk mengungkapkan permintaan maaf di depan publik. Dikutip dari CNN Indonesia, Vanessa dan Avriellya dikenai wajib lapor kepada polisi untuk membantuk pihak polisi membongkar jaringan prostitusi online yang melibatkan mereka.

Sementara itu, pembebasan pengusaha inisial R yang menjadi pemesan Vanessa Angel mendapat perlakukan sedikit “istimewa”. Pihak kepolisian tak secara gamblang mengungkapkan identitas pengusaha berinisial R tersebut. Saat pembebasannya, tak ada permohonan maaf di depan para wartawan seperti yang dilakukan oleh Vanessa dan Avriellya. Hal ini yang sangat disayangkan, sebab kedua artis tersebut bukan satu-satunya pihak yang melakukan kesalahan. Namun seakan-akan semua kesalahan dibebankan pada mereka berdua.

Masih seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengatakan sudah melepas pengusaha insial R dalam beberapa jam saja karena statusnya hanya sebagai korban. Dan lagi tak ada pasal yang mampu menjerat R sebagai konsumen.

Pada dasarnya masih ada ketimpangan dalam masyarakat kita dalam menangani kasus prostitusi, pelecehan seksual, dan sebagai macamnya. Ada wacana besar yang terbentuk dalam mindset masyarakat kita bahwa untuk kasus seperti ini adalah selalu pihak wanita yang salah. Ia disalahkan karena berbagai alasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Agen Poker Terpercaya (BERKAH POKER) © 2018 Frontier Theme