Calon Wakil Presiden Indonesia Sandiaga Drama Tangisan Petani Bawang

Calon Wakil Presiden Indonesia Sandiaga Drama Tangisan Petani Bawang

Calon Wakil Presiden Indonesia Sandiaga Drama Tangisan Petani Bawang

Calon Wakil Presiden Indonesia Sandiaga Drama Tangisan Petani Bawang – Tudingan itu muncul setelah Sandi mengunggah video saat dirinya mendengarkan curahan hati , petani bawang di Desa Krasak, Brebes, Jawa Tengah, 11 Februari lalu. BERKAH POKER

“Harga bawang saya kemarin juga jatuh pak. Saya sampai sekarang terus terang demi Allah saya ngutang di Bank Puspa Kencana sampai sekarang tidak bisa bayar, Rp15 juta,” kata Subkhan kepada Sandi dihadapan warga.

Mien Uno bahkan melangkah lebih jauh dengan menuntut pihak-pihak yang menuding Sandi berbohong untuk meminta maaf kepada dirinya selaku ibu yang melahirkan Sandi.

“Saya ingin berhadapan dengan orang itu. Jadi sekarang kalau ada orang yang mengatakan itu Sandiwara Uno dia harus minta maaf kepada ibunya, yang melahirkan dan mendidik Sandi,” tegas Mien Uno.

Ini jadi pertama kalinya Mien Uno membela anaknya di hadapan publik. Di sisi lain olok-olokan ‘Sandiwara Uno’ bukan hal yang sama sekali baru. Sandi sebelumnya sudah berkali-kali dituding bersandiwara saat berkampanye.

Calon Wakil Presiden Indonesia Sandiaga Drama Tangisan Petani Bawang

Tak hanya bersandiwara, netizen juga menuding Subkhan, petani bawang yang curhat kepada Sandi sebagai anggota KPU. Namun hal itu langsung dibantah oleh KPU.

Komisioner KPU Ilham Saputra, kemarin, dengan tegas membantah Subkhan berstatus anggota KPU aktif. Yang benar, kata Ilham, Subkhan adalah anggota KPU periode lalu. Tetapi drama Sandiaga dan petani bawang tak berhenti hanya dengan klarifikasi KPU.

Drama itu berlanjut dipicu beredarnya secarik surat pernyataan yang mengatasnamakan Subkhan. Dalam surat itu Subkhan mengaku sebagai Mantan Komisioner KPU Brebes Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan dan Hubungan Antar Lembaga.

Inti surat Subkhan adalah permintaan maaf kepada publik dan masyarakat Brebes karena telah melakukan kebohongan di depan Sandiaga Uno.

“Apa yang saya lakukan hanya menjalankan skenario sesuai arahan tim sukses,” demikian bunyi surat bermaterai itu.

Sandiaga bahkan meresponsnya dengan menyatakan sudah terbiasa dirundung alias bullying sejak masih menimba ilmu di Sekolah Menengah Atas (SMA) Pangudi Luhur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Agen Poker Terpercaya (BERKAH POKER) © 2018 Frontier Theme